Sabtu, 12 Januari 2019

Mengenal Sistem Motor ABS dan Cara Kerjanya

Mengenal Sistem Motor ABS dan Cara Kerjanya

Motor menjadi menjadi kendaraan yang paling banyak digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Namun beberapa tahun terakhir, banyak sekali motor ABS yang hadir di jalanan. Misalnya Yamaha Nmax yang menjadi primadona baru di kalangan pecinta motor matic. Tak dipungkiri lagi, teknologi mesin sudah berkembang pesat.

Dalam hal berkendara, teknologi dikembangkan tidak hanya untuk menambah kenikmatan berkendara, namun juga keselamatan. Sistem motor ABS memungkinkan pengendara untuk menjaga keselamatanya, terutama di jalanan ramai karena dengan sistem ini, pengereman menjadi lebih maksimal. Lalu apa sih sebenarnya ABS ini?

Sistem Motor ABS

Sistem ABS atau yang mempunyai kepanjangan Anti Lock Breaking System merupakan sistem pengereman yang memungkinkan sebuah rem sepeda motor untuk tidak terkunci saat mengerem secara mendadak. Sehingga ketika Anda berada pada kondisi dimana jalannya licin sehabis hujan, Anda tidak akan tergelincir ketika mengerem mendadak. Tentu ini sangat menguntungkan untuk keselamatan, karena Anda tidak akan lepas kontrol.

Karena sistemnya yang tergolong canggih, tentu untuk onderdil, cara kerja dan komponen komponennya untuk membuat ABS ini berjalan sangatlah berbeda dengan rem konvensional. Karena sistemnya yang berbeda, ada beberapa komponen di sistem ABS yang perlu Anda ketahui, apa sajakah itu?

Komponen Sistem Motor ABS

Komponen-komponennya ada 4 yang harus diketahui, jadi ketika ada kerusakan bisa lebih mudah dalam memperbaiki. Ini juga sangat membantu Anda ketika melakukan perawatan harian pada sepeda motor.

1. Speed Sensor
Sistem ABS ini menggunakan sensor kecepatan untuk membaca kecepatan roda saat berputar dan membantu proses pengereman.

2. Katup Rem
Ada sebuah katup rem di jalur minyak rem yang dipakai oleh ABS kontroler. Ada sekitar tiga katup yang terdapat pada sistem ABS ini. Yang pertama posisinya terbuka secara penuh supaya minyak pada rem tertekan secara maksimal, yang nantinya disambungkan ke rem.

Katup kedua yang berfungsi menghalangi tekanan minyak rem, supaya tekanannya tidak diteruskan ke rem. Ketiga, katup yang berfungsi menghalangi sedikit tekanan minyak rem.

3. Pompa
Sisem ini memiliki pompa yang berguna untuk mengembalikan sebuah tekanan di jalur rem yang nantinya diteruskan ke katup rem.

4. ABS Kontroler
Nah, kontroler inilah yag berfungsi sebagai inti dari sistem ABS. kontroler ini berfungsi mengendalikan katup yang didapat dari olahan data sensor kecepatan yang terdapat di semua bagian roda motor.

Lalu, jika sebanyak itu komponen tambahan yang harus disematkan hanya untuk sebuah rem, bagaimana cara kerja ABS ini pada motor?

Cara Kerja Sistem Pengereman ABS

Untuk cara kerjanya sendiri bisa dipelajari dengan cukup sederhana. Jadi, pertama sensor kecepatanya mendeteksi roda yang sedang terkunci, lalu secara otomatis membuat piston rem melepaskan sejumlah tekanan pada titik normal seperti semula. Lalu mengeras lagi ketika roda berputar. Hanya membutuhkan waktu sekitar 15 detik saja, untuk proses dari titik normal menuju pengerasan piston.

Proses ini membuat sebuah motor lebih mudah untuk dikendalikan, dan ketika ada pengereman di jalur licin, bisa lebih efektif dan tidak selip. Kurang lebih seperti itulah sistem motor ABS yang ada di motor Yamaha. Tentu dengan sistem canggih seperti ini keamanan berkendara jadi lebih meningkat, karena kemudi bisa lebih stabil. Dengan ABS, jalan basah pun tidak masalah, mengerem mendadak pun juga tidak menjadi masalah selama sistem ABS lancar.

0 komentar:

Posting Komentar